UMKM.

Perkembangan Dan Keunggulan UMKM Di Indonesia

Kenaikan UMKM di setiap tahunnya hampir 100%, dari sepuluh tahun yang lalu hingga 2016 menurut sumber kitadigi.com (30/01/21) terdapat lebih dari 59.000.000 unit. Bisa dipastikan kenapa Presiden Indonesia mengatakan bahwa UMKM adalah penopang perekenomian negara. Bahkan ketika krisis global datang menghampiri, UMKM masih bisa terus berjalan bahkan tetap kuat menghadapi hambatan yang datang silih berganti. UMKM sebagai garda terdepan memiliki peranan begitu besar di Indonesia karena dirasakan mampu menyerap tenaga kerja yang cukup besar, dikarenakan negara membutuhkan UMKM terus bertahan dan kuat dalam menghadapi keadaan yang turun naik, pemerintah mengharapkan adanya pengembangan dan membantu UMKM haruslah diutamakan.

Menurut data Bank Indonesia di 2015, Kredit meningkat sebesar 60-70% dan telah mengeluarkan ketentuan yang mewajibkan kepada perbankan untuk mengalokasikan kredit/pembiayaan kepada UMKM dimulai dari 2015 sebesar 5%, 2016 sebesar 10%, 2017 sebesar 15%, dan pada akhir tahun 2018 sebesar 20%.

Pada zaman digitalisasi seperti sekarang ini terutama saat pandemic datang menyerang, semua orang harus berlomba untuk menjalankan UMKM dan meraih peluang bisnis yang ada. Untuk itu, dibutuhkan pengaturan keuangan bisnis yang baik untuk menunjang berbagai aktifitas UMKM yang dijalankan. Saat ini, begitu banyak software dan aplikasi yang menunjang bisnis dan usaha sehingga memudahkan dalam menjalankan berbagai usaha yang ingin dirintis. Dari mulai menyediakan laporan keuangan dari awal hingga laporan lainnya seperti aset, stok, marketing dan lain lain.

Keunggulan UMKM yang meskipun skala bisnisnya tidak ditargetkan sebesar perusahaan kelas kakap, banyak orang yang nyaman mulai berbisnis dalam level UMKM karena keunggulan yang ditawarkan pada bisnis UMKM sulit ditemukan pada level bisnis raksasa. Begitu mudahnya berinovasi di dalam menjalankan usaha dan teknologi dapat berubah-ubah dan disesuaikan dengan kebutuhan sehingga tidak terlalu baku. Sehingga UMKM dapat bertumbuh dan tidak memiliki birokrasi, ruang lingkup kecil yang dimiliki UMKM dalam berkordinasi dan fleksibel dalam menyesuaikan bisnisnya disesuaikan pasar.

UMKM sudah banyak bermunculan di Indonesia dari mulai wirausaha dengan level kecil, menengah hingga besar. Meskipun pandemi memukul semua sektor terutama sepanjang 2020 ini, tetapi harapan terbesar KBUMN adalah menjadikan Pasar Digital menjadi solusi dan dapat membantu mereka tetap semangat berdagang secara online maupun offline.

Tidak memandang umur, para wirausaha sekarang sudah dicoba dari mereka yang berumur muda dan berprestasi, dengan mendukung go digital dan bangga berbelanja buatan Indonesia sudah sangat membantu perekonomian negara dan memajukan kesejahteraan indonesia.

Pasar Digital UMKM hasil inisiasi KBUMN dan BUMN lainnya ini dinilai sebagai platform digital yang akan membantu UMKM untuk dapat maju lebih cepat secara digital dan siap untuk go digital di era yang akan datang. Dengan adanya Gerakan Go digital dari pasar digital pengadaan barang dan jasa BUMN ini diharapkan ke depannya UMKM dapat semangat untuk berjualan secara online dan siap untuk merambah pasar global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *